Skandal Pemerasan Tzuyang: YouTuber dan Pengacara Dijatuhi Hukuman Penjara
Pada 20 Februari 2025, sidang putusan yang menarik perhatian publik digelar di Pengadilan Distrik Suwon, di mana lima terdakwa, termasuk YouTuber terkenal Gu Je Yeok (nama asli Lee Jun Hee) dan pengacara Choi, dijatuhi hukuman terkait pemerasan terhadap bintang YouTube mukbang Tzuyang (nama asli Park Jung Won), yang memiliki lebih dari 10 juta pengikut. Kasus ini mengungkap praktik gelap yang mengejutkan dunia maya dan industri hiburan Korea Selatan.
Hukuman Berat untuk Gu Je Yeok dan Pengacara Choi
Hakim Park Yi Rang, yang memimpin sidang tersebut, memberikan vonis yang cukup keras kepada para terdakwa. Gu Je Yeok, yang diketahui sebagai dalang utama dalam skandal ini, dijatuhi hukuman penjara tiga tahun. Sementara itu, pengacara Choi, yang memiliki peran kunci dalam skema pemerasan ini, dihukum dua tahun penjara.
Namun, tak hanya mereka yang menerima hukuman berat. Jujak Gambyeolsa, Caracula, dan Crocodile yang turut terlibat dalam kejahatan tersebut juga dihukum, meskipun dengan hukuman yang lebih ringan. Jujak Gambyeolsa dan Caracula masing-masing dijatuhi hukuman satu tahun penjara yang ditangguhkan selama tiga tahun dan diwajibkan untuk melakukan kerja sosial, sementara Crocodile hanya dikenakan denda 5 juta KRW (~3.487 USD).
Skema Pemerasan yang Menggemparkan Dunia Maya
Gu Je Yeok dan kelompoknya terlibat dalam pemerasan besar terhadap Tzuyang. Pada Oktober 2021, Gu Je Yeok mengancam akan mempublikasikan video yang merusak reputasi Tzuyang dengan klaim bahwa ia telah melakukan pelecehan terhadap pemilik usaha kecil melalui gugatan hukum yang berlebihan. Ancaman tersebut memaksa Tzuyang untuk menyerahkan uang sebesar 55 juta KRW (~38.366 USD) agar video tersebut tidak disebarkan.
Namun, itu bukanlah satu-satunya bentuk pemerasan. Pengacara Choi juga ikut campur, mengancam Tzuyang dengan mengungkapkan masa lalu yang sensitif, termasuk dugaan pengalamannya di tempat hiburan, dan memerasnya sebesar 23 juta KRW (~16.047 USD). Dengan kedok menawarkan konsultasi media, Choi lebih jauh lagi dengan menyebarkan informasi mengenai dugaan penghindaran pajak Tzuyang melalui saluran YouTube Garo Sero Research Institute.
Kebocoran Informasi Pribadi yang Memicu Skandal
Yang lebih mengejutkan lagi, Choi diduga membocorkan informasi pribadi Tzuyang kepada Gu Je Yeok dan bahkan menyebarkan berita palsu. Choi dikabarkan mengarang sebuah wasiat palsu yang mengklaim bahwa pengungkapan informasi pribadi Tzuyang dilakukan atas perintah dari mantan pacar Tzuyang yang telah meninggal, yang juga merupakan mantan CEO agensi Tzuyang. Aksi tersebut menambah keparahan skandal ini dan semakin merusak reputasi Tzuyang.
Peringatan tentang Etika Profesional dan Tanggung Jawab Hukum
Dalam sidang tersebut, Hakim Park Yi Rang menegaskan bahwa para terdakwa belum sepenuhnya menyadari kesalahan mereka, terutama Gu Je Yeok yang tampak tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya. Hakim juga menekankan bahwa seorang pengacara, seperti Choi, memiliki kewajiban profesional yang tinggi untuk menjaga etika dan kerahasiaan informasi kliennya, namun Choi justru melanggar prinsip tersebut dengan membocorkan data pribadi Tzuyang.
Reaksi Publik dan Proses Hukum Selanjutnya
Vonis yang dijatuhkan mencerminkan betapa seriusnya kasus ini, yang telah mengejutkan banyak pihak, baik di dunia hiburan maupun di kalangan penggemar YouTuber. Proses hukum ini juga menjadi peringatan keras bagi para profesional, termasuk pengacara dan influencer, bahwa kebocoran informasi pribadi dan pemerasan dapat berakibat fatal bagi karier dan reputasi mereka.
Dengan hukuman yang dijatuhkan, banyak yang berharap agar kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia hiburan dan media sosial, mengingat pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab dalam penggunaan platform publik. Sidang ini juga menunjukkan bahwa hukum akan menindak tegas mereka yang menggunakan kekuatan informasi untuk kepentingan pribadi.