Di Balik Kekompakan SNSD, Hyoyeon Ungkap Pernah Ada Momen Tegang

· 4 min read
dynasty4dtoto-gifkaisar4dtoto-gif
Di Balik Kekompakan SNSD, Hyoyeon Ungkap Pernah Ada Momen Tegang

Di balik citra solid dan awetnya Girls’ Generation selama lebih dari satu dekade, tersimpan cerita-cerita jujur yang jarang terungkap ke publik. Salah satunya baru-baru ini dibagikan oleh Hyoyeon, yang sukses membuat penggemar tersenyum sekaligus tersadar bahwa bahkan grup legendaris pun pernah melewati momen canggung layaknya rekan kerja pada umumnya.

Pada 19 Januari waktu Korea, Hyoyeon tampil sebagai bintang tamu di kanal YouTube DNE Comment. Dalam suasana santai, ia membagikan kisah menarik tentang dinamika internal Girls’ Generation yang selama ini jarang dibicarakan.

Menanggapi pertanyaan Donghae mengenai apakah SNSD pernah bertengkar satu sama lain, Hyoyeon dengan jujur mengatakan bahwa konflik besar hampir tidak pernah terjadi. Menurutnya, para member sudah terbiasa melihat masalah secara objektif dan tidak mudah terpancing emosi, sehingga pertengkaran serius bisa dihindari.

Meski begitu, Hyoyeon mengakui bahwa jika harus menunjuk satu member yang paling berani menyuarakan perasaan, maka orang itu adalah dirinya sendiri. Pengakuan tersebut sontak mengundang tawa karena terasa sangat menggambarkan karakter Hyoyeon yang lugas dan apa adanya.

Ia kemudian mengenang salah satu konflik terbesar yang pernah terjadi dalam perjalanan Girls’ Generation, di mana seluruh jadwal latihan sempat terganggu akibat kesalahannya sendiri. Bahkan, kejadian tersebut nyaris menimbulkan masalah dengan pihak stasiun televisi.

Hyoyeon menjelaskan bahwa saat itu ia terlambat datang karena mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang dari Yongpyong Ski Resort. Mobil yang ditumpanginya harus berbalik arah, memaksanya mencari kendaraan lain, hingga akhirnya tiba jauh melewati jadwal yang ditentukan.

Situasi menjadi semakin rumit karena Hyoyeon hanya menyampaikan permintaan maaf kepada pihak stasiun televisi, bukan kepada para member. Ia mengira bahwa menjelaskan kejadian tersebut justru akan membuat member lain khawatir, sehingga memilih untuk diam. Namun keputusan itu justru memicu kesalahpahaman, karena keterlambatan tersebut tetap berkaitan dengan tanggung jawab bersama sebagai sebuah tim.

Para member pun merasa kecewa karena tidak menerima permintaan maaf secara langsung. Hyoyeon bahkan tertawa saat mengingat dirinya datang dengan santai sambil berkata, “Ayo naik, fighting!” tanpa menyadari suasana yang sedang tegang.

Dua member kemudian menegurnya dengan halus dan mengingatkan bahwa permintaan maaf seharusnya disampaikan terlebih dahulu. Setelah menyadari kesalahannya, Hyoyeon akhirnya meminta maaf, dan situasi pun perlahan kembali mencair. Momen tersebut menjadi bukti bagaimana komunikasi yang dewasa mampu menjaga hubungan Girls’ Generation tetap kuat hingga sekarang.

Mendengar cerita itu, Donghae pun bercanda bahwa meminta maaf seharusnya menjadi refleks pertama saat datang terlambat. Hyoyeon menanggapi dengan tawa dan mengakui bahwa kejadian tersebut sepenuhnya adalah kesalahannya.

Tak hanya membahas konflik, Hyoyeon juga membuka cerita lama mengenai keinginannya membentuk unit bersama Yuri. Ia mengungkap bahwa konsep yang dibayangkannya mirip dengan Super Junior D&E, bahkan sempat meminta saran langsung kepada Donghae dan Eunhyuk.

Sayangnya, rencana tersebut tak pernah terwujud karena jadwal yang terus bertabrakan. Saat Hyoyeon siap, Yuri tengah sibuk, dan ketika Yuri memiliki waktu luang, Hyoyeon justru berada di fase istirahat. Meski sempat merasa kecewa, Hyoyeon kini memahami bahwa timing adalah faktor penting dalam industri hiburan.

Pengakuan jujur ini membuat penggemar semakin mengapresiasi Girls’ Generation, bukan hanya sebagai grup ikonik, tetapi juga sebagai individu-individu yang tumbuh secara manusiawi. Dari konflik kecil hingga mimpi yang tertunda, semua menjadi bagian dari perjalanan panjang mereka yang layak dihargai.

Logo
Copyright © 2026 HanGukBoo. All rights reserved.